Inspirasi Datang dari Sebaya

SMA Selamat Pagi Indonesia, sekolah gratis untuk yatim piatu kurang mampu yang didirikan oleh Julianto Eka Putra atau yang kerap dipanggil Ko Jul. Sekolah Selamat Pagi Indonesia berdiri pada tahun 2007 di Kota Batu, Malang. Sebuah sekolah yang merupakan hasil dari “jebakan” Tuhan pada Ko Jul berbuah baik untuk seluruh remaja yang membutuhkan di seluruh Indonesia.

Sekolah yang lebih mengutamakan character building dan life skill ini merupakan salah satu harapan untuk remaja Indonesia yang memang membutuhkan. Semua siswa SMA Selamat Pagi Indonesia diberikan fasilitas yang sangat baik dan dilatih sesuai dengan minat dan bakatnya.

Tempat dengan luas 23 hektar ini memiliki laboratorium untuk life skill dan entrepreneur yang dinamakan Transformer Center yang didalamnya ada Kampoeng Kidz, Kampoeng Teenz dan Kampoeng Succezz. Tempat untuk seluruh siswa mengembangkan keahliannya masing-masing.

Pada tanggal 14-19 Oktober 2019 kemarin, siswa/i kelas sebelas SMA Katolik RICCI 1 berkesempatan untuk mengunjungi Sekolah Selamat Pagi Indonesia. Kami berangkat tanggal 14 dengan kereta dan menempuh perjalanan selama 16 jam. Sampai disana, kami langsung dijemput oleh pihak Sekolah SPI dan diajak untuk mengunjungi Coban Rondo, air terjun terkenal yang sangat indah.

Sekitar 30 menit, kami sampai ke Sekolah SPI dan langsung diberikan waktu untuk membersihkan diri. Setelah itu, kami diajak untuk berkumpul di Theater of Dreams untuk menyaksikan persembahan menganggumkan dari siswa/I SMA SPI. Persembahan “Pesona Sang Garuda” yang memiliki pesan tentang keberagaman Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Performa 30 menit yang sangat mencengangkan dan sanggup membuka pemikiran orang-orang.

Setelah menyaksikan “Pesona Sang Garuda”, kami diajak berkeliling. Melihat banyaknya dan luasnya sekolah ini. Ada Markas Anak Garuda, taman hidroponik, restoran, dan yang lainnya. Masing-masing merupakan wadah bagi siswa/I SMA SPI untuk menuangkan kelebihannya.

Saat malam tiba, kami disajikan pertujunkan yang tidak kalah memukaunya oleh siswa/I SMA SPI. “Blaze of Glory” yang merupakan pertunjukan seni dan sulap oleh siswa/I SPI. Pertunjukan dengan durasi satu setengah jam yang mampu membuat semua orang terpana. Persembahan menganggumkan yang memiliki makna yang mendalam yang diangkat dari kisah nyata.

Setelah disajikan pertunjukan yang memukau, kami semua digiring ke hall untuk diberikan sesi tentang pentingnya keluarga. Bagimana menghargai keluarga dan apa arti keluarga yang sebenarnya. 3 orang dari SMA SPI ikut berbagi tentang cerita hidup mereka. Ada Fajar, Achi, dan Sindy yang masing-masing memiliki latar belakang yang menyayat hati. Namun, masing-masing dari mereka memiliki mimpi yang tinggi dan berusaha menggapainya. Mereka selalu berpegang teguh pada kalimat “today is tomorrow” bahwa apa yang kita lakukan sekarang adalah gambaran masa depan kita, bukan masa lalu.

Keesokan harinya, kami disajikan permainan adventure yang sangat seru dan menyenangkan.

Masing-masing kelompok memiliki nama kerajaannya masing-masing. Permainan berangsung cukup lama sampai akhirnya jam makan malam tiba. Setelah makan malam, SMA SPI memberikan sebuah perayaan perpisahan. Malam itu merupakan malam yang sangat berat. Banyak tangisan dan kesan pesan selama disana. Lingkaran yang besar bersama siswa/I SPI yang sangat menyenangkan. Ada juga kejutan untuk guru-guru terutama Margareth Supiyanti atau kerap disapa Bu Marga yang tahun depan akan pensiun.

Keesokan harinya, kami semua berkunjung ke Jatim Park 2. Melihat banyak satwa dan wahana yang lainnya. Pukul setengah tiga, kami pun berpulang ke Jakarta. Dan itu merupakan hal paling sulit dilakukan. Terlalu banyak memori yang terjadi selama 3 hari tersebut.

Banyak sekali pesan-pesan yang dapat diambil. Salah satunya adalah bersyukur selalu. Apapun yang terjadi dikehidupan. Sebagian dari mereka tidak memiliki keluarga yang utuh, tidak memiliki latar belakang yang baik tetapi mereka masih tetap bisa tersenyum dan ceria. Selalu menghargai apa yang terjadi dikehidupan sebelumnya, sekarang, dan kedepannya.

Terima kasih kami ucapkan sebesar-besarnya untuk SMA Selamat Pagi Indonesia atas kesempatan dan pelajarannya. Sudah bisa menjadi alas an untuk tetap bersyukur apapun keadepannya. Padahal, semua siswa/I disana adalah teman sebaya yang jauh lebih dewasa dan menginspirasi. Terima kasih banyak sekali lagi, sukses selalu!

Ditulis oleh Valencia Anastasya