Juara Lagi?

Pada beberapa waktu yang lalu, tim voli putra SMA Katolik RICCI 1 kembali menjuarai turnamen voli antar sekolah. Pada kali ini, tim voli putra berhasil menjuarai turnamen di SMAK 1 PENABUR dan SMA Katolik Sang Timur Tanjung Duren. Di SMAK 1 PENABUR, tim voli putra berhasil merebut posisi juara ketiga dan di SMA Katolik Sang Timur Tanjung Duren, tim voli putra berhasil merebut posisi juara pertama.

Di SMAK 1 PENABUR, tim voli berjuang sangat keras karena pada saat itu lawannya bukanlah sekolah yang mudah. Mereka berpanas-panasan dan menjemur tubuh untuk membanggakan nama sekolah. Puji Tuhan, tim voli putra masih diberikan kesempatan untuk kembali merebut posisi juara. Hal ini merupakan salah satu kebanggaan bagi tim voli putra juga bagi sekolah. Cup SMAK 1 PENABUR merupakan salah satu ajang turnamen paling bergengsi di Jakarta, dan ketika tim voli putra berhasil merebut juara, hal itu merupakan hal yang sangat mengharukan.

Sementara di SMA Katolik Sang Timur Tanjung Duren, tim voli juga berjuang sama kerasnya. Apa yang membuat hal ini lebih sulit adalah waktu turnamen dijalankan di waktu yang sama yang membuat tim voli putra harus berpindah-pindah sekolah untuk bertanding. Namun, berkat kuasa Tuhan yang selalu menyertai, tim voli putra berhasil merebut posisi juara pertama.

Selepas dari pertandingan terakhir di Sang Timur, tim voli juga mengikuti beberapa turnamen lagi. Namun, tidak dengan formasi utamanya karena pada saat itu, pemain bergantian mengikuti program sekolah. Namun, hal itu tidak mengurangi rasa bangga kami sebagai siswa/I SMA Katolik RICCI 1 pada tim voli putra.

Beberapa saat lalu, kami berhasil mewawancarai salah satu pemain andalan dari tim voli putra yang bernama Vinsensius Delbert Laksana atau yang kerap dipanggil Delbert. Pria bertubuh jangkung ini merupakan salah satu pemain yang ceria dan selalu bersemangat dalam bertanding.

Saat ditanya kesannya tentang turnamen berturut-turut ini, Delbert menjawab, “Kesannya, ya, cape, sih, bulak balik sekolah orang, ya, tapi seru juga nambah pengalaman, nambah temen, dan nambah wawasan.”

“Rasa capeknya terbayarkan banget!” setelah bertanding dengan susah payah dan berhasil meraih juara, Delbert berkata bahwa semua perjuangannya terbayar.

Namun, sebuah pertandingan tidak akan menjadi pertandingan tanpa kesulitan. Saat ditanya tentang kesulitan terberatnya, Delbert menjawab, “Kesulitannya ngatur jadwal. Takut bentrok pernah hampir wo (walk out) terus cuacanya juga panas banyak tekanan sana sini.”

Namun, kami berharap yang terbaik untuk tim voli kedepannya, putra maupun putri. Nah, kami juga bertanya pada Delbert soal harapan kedepannya, “Harapannya ya bisa menjadi tim voli yang terbaik, lah! Solid merasa yang lain kaya keluarga sendiri.”

Kita doakan saja yang terbaik untuk tim voli SMA Katolik RICCI 1 ini, semoga dapat terus mengulik prestasi dan membanggakan sekolah. Tetap semangat!

Ditulis oleh Valencia Anastasya