Pelatihan Jurnalistik di SMAK Ricci 1

Pada lab komputer SMAK RICCI 1 telah diadakan pelatihan jurnalistik yang diadakan pada 27-28 Mei 2019. A. Bobby Pr, sang pembicara adalah orang yang bertugas menyampaikan isi materi.

Kegiatan pelatihan jurnalistik di SMAK Ricci 1 diadakan dalam rangka agar para siswa/i dapat mengungkapkan gagasan secara tertulis dan mudah dipahami. Tujuan kegiatan ini pun dipertegas dengan pernyataan sang pembicara, Kak Bobby bahwa, “Modal utama jurnalistik adalah tidak buta huruf, berlatih, berlatih, dan berlatih.”

Menurut beliau bahwa jurnalistik tidak perlu bakat yang spesial namun hanya perlu niat dan usaha maka pasti akan bisa. Para guru dan suster pun ikut terlibat dalam membina kelangsungan acara ini agar dapat berjalan dengan lancar.

 

Pelatihan jurnalistik ini diharapkan dapat membangun keterampilan para siswa/i agar dapat mengungkapkan gagasan secara tertulis dan mudah dipahami walaupun dengan belajar jurnalistik seseorang tidak perlu menjadi seorang wartawan namun dengan belajar jurnalistik seorang individu dapat membangun beberapa karakter yang mungkin dapat berguna untuk kedepannya seperti, menjunjung kebenaran, rasa ingin tahu yang kuat, berani, independen, dan sebagainya.

Dalam kegiatan ini pula diharapkan para siswa dapat menumbuhkan dan melatih bahasa jurnalistik atau bahasa yang digunakan oleh wartawan. Apa itu bahasa jurnalistik? Bahasa jurnalistik adalah bahasa yang memiliki kekhususan dibandingkan ragam bahasa lain karena bahasa ini tidak hanya menyampaikan informasi yang aktual namun juga enak, indah, dan mudah dicerna oleh para pembaca tetapi tetap memperhatikan kaidah baku yang berlaku dalam bahasa Indonesia.

By Sebastian Arthur (XI.1)